MEMBANGUN TELEVISI YANG ISLAMI DAN SYAR'I

Umat Islam sudah sangat merindukan berdirinya Televisi berciri khas Islam. Televisi yang Syar'i yang menyajikan acara-acara yang baik, mendidik, dan halal ditonton kapan saja. Stasiun Televisi yang ada di Indonesia (termasuk pemilik, pengelola, dan pelaksananya) saat ini tidak lagi bisa diharapkan untuk berpartisipasi mendidik rakyat kearah yang lebih baik lagi. Apalagi secara Islami. Bisakah kita mendirikan Televisi Islam dengan cara Swadaya guna memberikan pendidikan dan hiburan yang terbaik untuk putra-putri dan anak cucu kita ? Jawabnya tentu saja BISA. Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan untuk mulai mendirikan Televisi Islam, antara lain kita harus mencari aturan-aturan yg legal, menggalang dana, menyiapkan sarana dan prasarana, dan hal-hal lain yang perlu persiapkan. Untuk mengkaji kemungkinannya, mari kita lihat contoh anggaran yg harus disiapkan, sarana dan prasarana teknis apasaja yg diperlukan, dan aturan apa saja yg perlu ditaati dan ditindaklanjuti. Silahkan cek situs dibawah ini :

Mari kita mulai mengkaji kemungkinan merealisasikan harapan ini, melibatkan Sponsor (Perusahaan/Pengusaha Islam yg Sukses untuk berkonsorsium, seperti Bank Syariah, dll ), menganalisa kebutuhan teknik, aturan, sarana dan prasarana, dll. Perlu juga mengkaji, apakah perlu memulai dari nol atau membeli yang sudah ada.   Jika mendirikan Masjid yang membutuhkan dana milyaran rupiah saja kita bisa bergotong royong, mengapa membangun Stasiun Televisi yang bernuansa Islami tidak bisa ??

Sudah terbukti, Radio Dakta, salah satu Radio Swasta Niaga yang bernuansa Islami, tidak ditinggalkan pendengarnya meskipun selalu menyiarkan Islam.  Bahkan para Sponsor datang dari berbagai Usaha dan Industri.  Dengan rambu-rambu Islami yang dimiliki, ternyata dari hari ke hari semakin digemari dan dicari.  

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Make your own free website on Tripod.com